Ketika itu…di ITB


 

 

18647Ketika itu, di ITB dalam perjalanan yang saya sama sekali tidak tahu menahu. Tidak tahu menahu karena saya memang tidak tahu ada acara spesial menyambut Ramadhan. Saya dalam perjalanan ke ITB karena memang ada janji dengan seorang teman. Di Pagi hari yang cerah, matahari menyambut dengan hangat sehingga rasa menggigil di sekujur tubuh, setidaknya menjadi sedikit merosot.

Achh… Ketika itu di ITB saya mendaratkan kaki kira – kira pukul sembilan pagi dan dikejutkan dengan pemandangan ramai yang saya duga acara pameran.

Beberapa tenda yang berfungsi sebagai stand berderet – deret di sepanjang jalan mesjid Salman, ITB. Stand makanan, mungkin semacam makanan orang bule seperti pizza dan kawan – kawannya, ada! Stand hidroponik dimana saya melihat instalasi hidroponik yang telah terpasang bersama tanamannya, juga ada! Stand pernak – pernik, ada!! Lomba busana muslim yang pesertanya adalah anak – anak, ada! Mereka berlenggak – lengok bak model yang sedang fashion show. Lomba mewarnai yang sebagian besar diikuti anak – anak perempuan berseragam oranye menyala, juga ada! Sampai stand pakaian hingga stand buat berselfie juga ada dengan latar belakang yang dibuat unik. Hingga penampilan terakhir saya melihat penyanyi pria berambut panjang, bercelana jins sedikit sobek muncul di atas panggung menyanyikan beberapa lagu. Namun, sayang sekali saya tak mengenali siapa penyanyi itu. Dugaan saya dia seorang penyanyi jalanan. Yah, sepertinya begitu.

18644(1)

Ini lebih tepatnya acara untuk anak – anak. Disana saya melihat banyak bocah berhilir mudik dan sebagian diantara mereka ada yang diantar orang tuanya mengikuti perlombaan dan juga ada yang sebagiannya sebagai perwakilan sekolah. Diantara perwakilan sekolah yang saya tahu, yaitu dari SD Al- ma’soem dengan seragam oranye menyala.  Guru perwakilan dari SD al- masoem juga dipanggil ke atas panggung untuk menerima penghargaan. Penghargaan apakah itu? Penghargaan sebagai peserta terbanyak perwakilan sekolah, yaitu 34 anak. Horee!!!

18646

Dan ini, anak yang sedang bergaya mondar mandir di atas panggung adalah pemenang lomba fashion show. Setelah pengumuman pemenang ia diminta naik ke atas panggung untuk mengiringi musik yang dibawakan oleh dua orang anak violinist, yaitu pemain biola.

18656

Tepat pukul sebelas siang, saya pun kembali melakukan perjalanan dengan bus gratisan. Ketika itu, saya benar – benar tak mengeluarkan uang sedikit pun untuk transportasi. Berangkat nebeng motor dan pulangnya nebeng bus pariwisata yang kebetulan sebagian besar pesertanya telah pulang terlebih dahulu dengan kendaraan pribadi. Alhamdulillah.

18660

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s