Membaca Pikiran, Bukan Kemampuan Supernatural


MEMBACA PIKIRAN, BUKAN KEMAMPUAN SUPERNATURAL

Manusia diciptakan ke dunia dengan dibekali ‘alat – alat’ yang super canggih yang dapat membantunya bertahan hidup. alat – alat ini berupa 5 panca indera. Dari panca indera inilah terbentuk kemampuan yang sebut membaca pikiran. Dari indra mata, manusia melihat gestur, bahasa tubuh, ekspresi wajah, mikro ekspresi. Dari indera pendengaran, manusia mengenali intonasi suara, gelombang suara. Terakhir, semuanya dinilai, dianalisa oleh otak sehingga terbentuklah suatu kesimpulan tentang apa yang tersembunyi dan belum terungkap dibalik topeng yang nampak dari luar. Inilah kemampuan manusia yang disebut sebagai kemampuan membaca pikiran.

Sebagai tambahan, menurut penelitian psikologi keakuratan orang dalam membaca pikiran tidak sampai 60 persen. Keakuratan membaca pikiran terhadap orang terdekat hanya mencapai 35 persen, dan keakuratan membaca pikiran  terhadap orang yang baru dikenal mencapai 20 persen. Nah, dengan demikian dalam membaca pikiran kita dituntut untuk mengulas kembali penilaian kita tentang orang lain, karena ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi pikiran seseorang, salah satunya keluarga. Misalnya, kita menilai seorang teman kita tersinggung dengan ucapan kita. Nah, apabila kita terbiasa dan dibesarkan dalam lingkungan penuh kecurigaan tentu kita akan berpikir demikian, padahal teman kita ‘biasa saja’. Dari sisi orang yang kita nilai berlaku hal yang sama. Apabila ia dibesarkan dalam lingkungan dimana kemarahan tak dikelola dengan baik, maka kemungkinan besar ia akan bereaksi berlebihan dalam menghadapi kemarahan orang lain. Itulah yang disebut membaca pikiran secara psikologi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s