Mengatasi monopause


Menopause, pasti akan dialami oleh setiap wanita. Gejala menopause, seperti
hot flshes, keringat bercucuran di malam hari, insomnia, mudah
tersinggung, depresi, kecemasan, menstruasi tidak teratur, kekringan vagina,
infeksi saluran kemih kambuhan, infeksi vagina, osteoporosis, penyakit
kardiovaskular, penyakit alzheimer, dan pergeseran posisi vagina atau rahim,
sering kali menjadi keluha sebagian wanita menjelang masa menopause.

Untuk mengatasi gejala menopause, ada dua pendekatan yang bisa ditempuh.
Pertama, dengan terapi sulih hormon (TSH) yang berfungsi untuk menggantikan
kembali hormon estrogen dan progesteron yang terhenti produksinya, yaitu dengan
merekayasa kondisi serupa dengan masa-masa subur wanita. Kedua, dengan
pendekatan non-medis. Pendekatan non-medis meliputi:

  1. Menerima kenyataan bahwa menopause adalah fase normal yang akan dialami oleh
    semua wanita.
  2. Cari dukungan dari orang-orang sekitar, terutama suami. Bantu mereka
    memahami fase yang sedang Anda alami.
  3. Lakukan latihan relaksasi untuk mengurangi stress.
  4. Gunakan lubrikan untuk mengatasi kekreingan vagina.
  5. Rutin berolahraga dan menjaga kebugaran.
  6. Pertahankan berat badan normal dengan mengadopsi pola makan rendah lemak,
    gula dan garam, serta tinggi kalsium dan serat yang baik untuk tulang.
  7. Hentikan merokok.
  8. Cukupi kebutuhan istirahat.
  9. Sokong dengan terapi alternatif seperti akupunktur, pijat, refleksiologi,
    atau obat herbal.
  10.   Ikut konseling profesional, terutama jika Anda mengalami tekanan
    emosional.

Sumber: http://www.klipingku.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s